Selasa, 04 Oktober 2016

PRESTASI DAN KOMPETISI OLAHRAGA

Daryulisman, SH. M.I.Kom


Atlet yang sukses dalam kompetisi adalah mereka yang sukses dalam berlatih, kalimat tersebut disampaikan oleh Gubernur Provinsi Sumatera Barat Irwan Prayitno dalam rangka Pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) se Sumatera Barat pada tanggal 19 April 2016 di Asrama Haji Tabing. tidak dapat kita pungkiri bahwasanya untuk meraih sebuah kesuksesan dalam dunia olahraga terutama para Atlet yang akan bertanding, baik level Daerah, Nasional maupun Internasional, harus memegang teguh teori tersebut.

Guna melahirkan bibit atlet muda, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat, selalu menyelenggarakan kegiatan ini setiap tahun sesuai dengan tupoksinya sebagai leading sektor dalam dunia Keolahragaan, orientasinya adalah POPWIL dan POPNAS, sebagai ajang seleksi bagi para Atlet yang akan mewakili Sumatera Barat dalam iven terakbar tingkat Pelajar ini. Atlet Pelajar merupakan masa penting dalam pembinaan olahraga, kalau kita bicara sumber talenta-talenta muda, kita tidak bisa mengenyampingkan peran dari sebuah sekolah, jika di ibaratkan Sekolah merupakan sebuah lautan yang luas dalam pembinaan olahraga Daerah.

Kita berharap peran dari Para Pengambil Kebijakan dapat memberikan perhatiannya secara sungguh-sungguh, karena tanpa bantuan pemerintah Daerah, DPRD, Instansi Terkait, praktisi olahraga, pemerhati Olahraga dengan kritikan nya yang membangun sebagai penyeimbang pembinaan keolahragaan menuju pembangunan olahraga yang berprestasi mustahil ini dapat diwujudkan.

Berkaca kepada pembinaan olahraga seperti Amerika Serikat, Australia dan Negara-negara Eropa di Dunia, kompetisi regular antar sekolah merupakan suatu sistem yang sudah lama dijalankan, dapat kita bayangkan bila setiap minggu para Pelajar di setiap jenjang sekolah menekuni dan berkompetisi dalam suatu cabang olah raga, yang dimulai dari Sekolah Dasar, seharusnya ketika tamat SMP, selain menjadi manusia yg sehat dan aktif, keterampilan dan kemahiran mereka dalam olah raga tersebut sudah kelihatan. Kompetisi seperti ini bukan hanya mengutamakan prestasi, tapi melalui olahraga mengajar mereka untuk disiplin, sportivitas, teamwork, penerapan strategi dan lain lain. Kami percaya untuk mencari juara bukan hanya cukup mencari talenta-talenta, tapi bisa dihasilkan dari suatu kerja keras yang didukung dengan suatu kompetisi yang regular dari usia dini.

Sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Gubernur Provinsi Sumatera Barat Irwan Prayitno, ini patut mendapat perhatian bagi kita semua, bagaimana kita melahirkan Atlet-atlet berprestasi tentu dengan jalan kompetisi-kompetisi baik tingkat Sekolah, Kecamatan, tingkat Daerah, Tingkat Provinsi semuanya harus seayun selangkah untuk memajukan Olahraga di masing-masing Daerah, guna melahirkan para Atlet yang berprestasi mewakili Provinsi Sumatera Barat pada tingkat Nasional.

Semua kita memiliki peran dan tanggung jawab, apalagi pelaku olahraga pada masing-masing cabang yang digelutinya, tinggal bagaimana pemerintah membuat kebijakan ke sekolah-sekolah dalam menjalankan program peduli terhadap pembinaan olahraga, sehingga dapat mendorong para pelaku olahraga berperan aktif dalam memajukan olahraga tidak hanya dengan wacana, selain itu bantuan atau support terhadap Dana penyelenggaraan kompetisi perlu juga menjadi perhatian, tentu dengan segala aturan-aturan yang sudah ada sehingga semua berjalan dalam koridor hukum yang telah digariskan. tidak sedikit para pelaku Olahraga mengalami kejenuhan dalam memajukan cabang Olahraga yang digelutinya, karena terkendala dengan biaya penyelenggaraan kompetisi, pembinaan berjalan sementara kompetisi masih minim.

Untuk menjawab apa yang disampaikan oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno Atlet yang sukses dalam kompetisi adalah mereka yang sukses dalam berlatih merupakan sebuah pesan moral, perlu keseriusan semua pihak dalam mewujudkan hal tersebut, dalam artian disetiap ada pembinaan Atlet tentu dibarengi dengan sebuah kompetisi, serta perhatian dalam proses pembinaan Atlet itu sendiri, baik dari segi sarana maupun materi, semoga dikemudian hari akan banyak bintang-bintang yang akan dihasilkan dari kompetisi.

Rabu, 03 Juli 2013

“BUKIK LANGKISAU” BAGAIMANA NASIBMU KELAK ???

Daryulisman, SH. M.I.Kom


Objek wisata yang berlimpah dapat dirasakan ketika kita berada di kawasan Wisata Kota Painan, di jalan aspal yang cukup kecil disertai tanjakan tinggi menjulang, yang dikelilingi oleh pohon-pohon segar sehingga menawarkan aroma kesejukan dan kedamaian, semilir angin gunung dan bisikan dedaunan pepohonan seolah kegirangan saling menyapa menyambut para tamu, selamat datang para tamuku, selamat menikmati indahnya panoramaku,  inilah rumah kami, alam yang begitu bersahabat membuat saya bersemangat memacu kendaraan untuk sampai menuju puncak Wisata Bukit Langkisau. Perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan itu hampir terbayar. Gelak tawa dan canda mewarnai perjalanan yang memenatkan itu. Rasa tidak sabar pun semakin menggebu ketika kami hampir sampai di puncak Wisata Bukik Langkisau.

Akhirnya, perjalanan panjang yang memenatkan itu dapat terlunaskan dengan sajian alam yang sangat menakjubkan. Pesona keindahan yang diperlihatkan alam sungguh merupakan lukisan indah hasil karya Sang Pencipta, Bukit Langkisau yang menjulang tinggi, dihiasi sawah yang membentang di setiap sisi lereng dengan suasana pedesaan yang masih natural, Pulau-pulau yang berjejer terlihat jelas dari ketinggian gunung batu itu menambah indahnya panorama alam seakan tidak ada yang terlewatkan dari perjalanan sejarah kota ini. 

Sambil menikmati secangkir kopi hangat sebagai pelengkap, telah mengobati seluruh rasa capek dan bosan saat di perjalanan. Bukit Langkisau yang terletak di jantung Kota Painan ini masih menunggu kedatangan para pengunjung untuk melihat salah satu keindahan alam yang menakjubkan itu. Seharusnya pada jam seperti ini sudah ramai pengunjung yang berdatangan, pikirku sambil menyeduh kopi yang masih hangat, apalagi pada saat ini adalah hari libur kerja.
Sore menjelang, pengunjung pun mulai berdatangan, seakan tak ingin melewatkan indahnya pemandangan alam disaat mentari mulai kembali keperaduannya, tidak terlukiskan betapa indahnya panorama alam dari ketinggian bukit batu ini.

Sambil merenung kembali ke masa silam 10 tahun yang lampau, bukit langkisau yang ku kenal dulu tidak seperti ini, nyaris tidak ada jalan untuk sampai ke sini, hanya hutan belantara, kini telah disulap menjadi sebuah tempat wisata oleh pemerintah daerah setempat.

Selain sebagai objek wisata, Bukit Langkisau juga sering digunakan untuk Olahraga Paralayang. Permukaan tebing yang tinggi menjulang, cukup memacu adrenalin para Olahragawan Paralayang dalam melakukan aksinya, dan bahkan dari sini sudah banyak melahirkan olahragawan berprestasi baik tingkat nasional maupun internasional,   

Di puncak Bukit Langkisau, banyak Wisatawan yang mengabadikan momen indah itu dengan berfoto-foto. Baik hanya sekedar memfoto pemandangan sekitar, atau foto bersama-sama. Keindahan alam yang mempesona itu, juga tidak luput dari incaran para Fotographer. Objek alam yang natural dan fresh membuat para Fotographer berlomba untuk mencari penampakan yang menarik. Kawasan yang indah, bersih, nan eksotis membuat Bukit Langkisau  menjadi salah satu objek wisata idola para Wisatawan yang suka dengan objek wisata  alam yang masih natural.

Hidangan kopi yang tadinya hangat, sekarang sudah mulai terasa dingin, persis sama dengan apa yang sedang bergelayut di benakku, terbayang dua tahun silam waktu saya ke Malaysia, aku menyempatkan untuk berkunjung ke Genting Highlands tempat wisata yang paling tersohor di Malaysia,  sambil menaiki kereta gantung Genting Skyway untuk menuju puncak Genting Highlands, tefikir di benak ku adalah Bukit Langkisau…  ya,,, Bukit Langkisau,,.. 

Lima tahun, sepuluh tahun, bahkan dua puluh tahun lagi tidak mustahil Bukit Langkisau akan menjadi sebuah destinasi wisata modern, mampu mendongkrak pendapatan Daerah sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat kota painan, kenapa tidak, Kota Painan dengan objek wisatanya yang berlimpah, tidak jauh dari Bukit Langkisau sekitar 200 meter, Pantai Carocok dengan Panorama yang indah serta masyarakatnya yang ramah mampu memberikan kesan yang mendalam bagi para pengunjung, tidak jauh dari pantai carocok terdapat sebuah pulau kecil berpasir putih yang bernama Pulau Cingkuk yang merupakan saksi bisu sejarah masa penjajahan Belanda, yang mana Pulau ini pernah dijadikan sebagai kantor bagi colonial Belanda serta menjadi pusat pelabuhan kapal international. 

Tempat-tempat wisata yang masih belia ini merupakan sebuah pengharapan bagi anak negeri, namun sampai saat ini ia tak lebih dari sebuah tempat wisata yang seolah-olah sedang bimbang tentang masa depannya, mimpi untuk memberikan kenyamanan, kebersamaan, kebahagiaan dan memberikan secercah harapan di masa depan imbas dari keberadaannya di tengah masyarakat, tentu merupakan sebuah keprihatinan jika tidak di garap kearah yang lebih maju, mungkin akan lebih banyak pengorbanan yang akan dilakukan, kapan kita bisa menikmati puncak langkisau, Pantai Carocok dan Pulau Cingkuk sebagai Destinasi Wisata modern yang mana tidak hanya menawarkan panorama yang indah saja, namun lebih dari itu